Minggu, 04 Maret 2012

mencintai kamu itu ..


Mencintai kamu itu ..

Mencintai kamu, ya aku mencintai kamu ..
Mencintai kamu sama halnya menanti malam menjadi terang dan siang segelap malam .. tak mungkin, ya sungguh tak mungkin ..
Tak ada yang tau mengapa malam itu gelap dan siang itu terang, yang mereka tau hanya karena matahari lah itu terjadi .. sama seperti aku .. aku tak pernah tau mengapa aku mencintai kamu, yang aku tau karena Allah lah aku mencintai kamu ..
Hingga saat ini aku tak pernah mengerti kenapa perasaan ini bisa hadir, terjadi, dan menetap dalam hati ini .. terlalu erat, terlalu mengikat, dan terlalu sakit untuk diceritakan  .. menangispun kini tak mampu lagi redakan perihku, salahkah aku kini mencintaimu ? tak mampukah kau baca hatiku, pahami sedikit rasaku ? haruskah semua ini kau pertanyakan ? tak mampukah sedikit saja kau rasakan ? telah lama rasa ini ada hingga tak mampu aku bertanya, apa kau punya perasaan yang sama ?
Aku adalah wanita, ya wanita ..
Wanita yang bodoh yang dengan mencintai tanpa melihat siapa kamu .. terlalu bodoh untuk menolak rasa ini .. aku adalah aku .. ya aku yang lemah terlalu mudah diperdaya rasa .. seandainya mampu ku katakan sejak lama mungkin aku tak akan sesakit ini .. sepedih ini ..
Merindumu, ya merindumu ..
Cukup waktuku tuk berhenti menyukaimu sebelum aku benar-benar tak mampu hidup tanpamu.. mengapa kau ucapkan sayang jika kau tak mampu menyayangiku ? mengapa kau katakana rindu jika tak pernah sedikitpun kau rindukan aku ? mengapa kau katakana ingin menjagaku, jika tak mampu sedikitpun kau jaga hatiku ? kini ku mohon lepaskan aku, jangan kau jerat lagi hatiku ..
Telah letih aku merindumu tak memilikimu .. tak cukupkah air mata ini ku gambarkan sebagai kata penyesalan telah mencintaimu .. aku telah akui kesalahanku, kesalahanku terlalu mencintaimu tanpa tau apa alasanku memiliki rasa ini ..
Cukup.. kini biarkan aku sendiri .. ya sendiri .. sendiri meredam perih tanpa harus menatapmu lagi .. biarkan sekejap ku bersembunyi dari waktu, biarkan kini aku berdiri tanpa harus dibayangi dengan kekagumanku padamu .. biarkan aku melangkah sendiri .. ya sendiri tanpa harus dibarengi oleh rasa sesalku, pedihku, tangisku ..
Telah habis air mataku tuk ungkapkan sedih ini .. kini aku akan tegar melangkah sendiri .. lupakanmu .. bukan tuk tak lagi mengenalmu, tapi biarkan aku sekejap menjauh darimu tuk hapuskan sedikit rasa menyayangimu .. biarkan kini aku terbiasa tanpamu ..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar